Thursday, October 21, 2021

Pemotretan Coca-Cola Langka Selena, 1994



Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika

Selena adalah seorang penyanyi dan penulis lagu yang kemudian dikenal sebagai “Musik Ratu Tejano,” sebuah bentuk musik populer yang berasal dari Texas dan mengambil pengaruh dari polka, rock, conjunto, dan mariachi.

h / t: rarehistoricalphotos


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika

Penyanyi yang sangat populer di komunitas Latin di seluruh Amerika Utara, musiknya melintasi batas budaya untuk menyentuh kehidupan tua dan muda. Selena kemudian menandatangani kontrak dengan label rekaman besar dan agensi bekerja dengannya sebagai juru bicara Coca-Cola dari 1989 sampai kematiannya.


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika

Pada 1970-an dan 1980-an, orang Latin dalam periklanan mulai menganjurkan daya beli konsumen Latin, yang mengarah ke transisi dalam industri periklanan dari pasar massal ke menargetkan kelompok demografis tertentu. Dalam konteks itu, Selena tidak hanya menjadi wajah baru dari merek Amerika yang ikonik, tetapi dia juga merupakan bukti pentingnya pasar Hispanik di negara ini.


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika

Foto-foto yang dikumpulkan di sini, diambil oleh Al Rendon, menangkap Selena di persimpangan budaya dan gaya, daya jual, dan jati dirinya. Kampanye iklan yang dibuat oleh profesional periklanan yang inovatif dan beragam di Sosa, Bromley, Aguilar & Associates tidak hanya mencerminkan pengaruh yang semakin besar yang dilakukan oleh orang-orang Latin dalam mengubah wajah Amerika, tetapi melakukannya dengan cara yang dapat dipahami dan diterima oleh konsumen Latin.


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika

Selena ditembak dan dibunuh pada 31 Maret 1995, 16 hari sebelum ulang tahunnya yang ke 24, oleh Yolanda Saldívar, temannya dan mantan manajer butik Selena Dll. Saldívar terpojok oleh polisi ketika dia berusaha melarikan diri, dan mengancam akan bunuh diri, tetapi diyakinkan untuk menyerahkan diri dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan kemungkinan pembebasan bersyarat setelah 30 tahun.


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika


Al Rendon / Museum Nasional Sejarah Amerika

(Dikunjungi 1 kali, 33 Kunjungan hari ini)

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=1521032898120611&version=v2.0”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

(function(d){
var js, id = ‘facebook-jssdk’, ref = d.getElementsByTagName(‘script’)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(‘script’); js.id = id; js.async = true;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/all.js”;
ref.parentNode.insertBefore(js, ref);
}(document));

/*=====================*/

(function() {
var po = document.createElement(“script”); po.type = “text/javascript”;
po.async = true;
po.src = “https://apis.google.com/js/plusone.js?publisherid=116390727576595561749”;
var s = document.getElementsByTagName(“script”)[0]; s.parentNode.insertBefore(po, s);
})();

/*=====================*/
!function(e,n,t){var o,c=e.getElementsByTagName(n)[0];e.getElementById
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=1521032898120611&version=v2.0”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Source link

Latest Posts

Latest Posts

Don't Miss