Desain Grafis

Kucing Besar Terukir Di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun

Kucing Besar Terukir Di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun

Arkeolog baru-baru ini menemukan seekor kucing raksasa ‘geoglpyh’ terukir di lereng bukit di Peru dan para ahli mengatakan itu berasal dari 200 SM hingga 100 SM

Kucing raksasa itu membentang kira-kira 40 yard (36,5 meter) dan ditemukan di Nazca Lines yang bersejarah, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO. Garis Nazca adalah sekelompok geoglyph sangat besar yang dibuat di tanah Gurun Nazca di Peru selatan. Mereka dibuat antara 500 SM dan 500 M oleh orang-orang yang membuat lekukan atau sayatan dangkal di lantai gurun, menghilangkan kerikil dan meninggalkan kotoran dengan warna berbeda yang terbuka.

h / t: twistedsifter

Kucing Besar Terukir di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun

Desain tersebut diyakini diciptakan ketika orang Peru kuno mengikis lapisan bumi yang gelap dan berbatu, yang kontras dengan pasir berwarna lebih terang di bawahnya. Peneliti percaya bahwa angka-angka itu pernah berfungsi sebagai penanda perjalanan. Fotografi drone telah menghasilkan beberapa penemuan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2019, para peneliti dari Jepang, dibantu oleh fotografi satelit dan pencitraan tiga dimensi, menemukan lebih dari 140 geoglyph baru di situs tersebut. – The New York Times.

Kucing Besar Terukir Di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun
Kucing Besar Terukir Di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun
Kucing Besar Terukir Di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun
Kucing Besar Terukir di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun
Kucing Besar Terukir di Bukit Peru Diyakini Berusia Lebih Dari 2.000 Tahun

(Dikunjungi 1 kali, 1 Kunjungan hari ini)

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=1521032898120611&version=v2.0”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

(function(d){
var js, id = ‘facebook-jssdk’, ref = d.getElementsByTagName(‘script’)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(‘script’); js.id = id; js.async = true;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/all.js”;
ref.parentNode.insertBefore(js, ref);
}(document));

/*=====================*/

(function() {
var po = document.createElement(“script”); po.type = “text/javascript”;
po.async = true;
po.src = “https://apis.google.com/js/plusone.js?publisherid=116390727576595561749”;
var s = document.getElementsByTagName(“script”)[0]; s.parentNode.insertBefore(po, s);
})();

/*=====================*/
!function(e,n,t){var o,c=e.getElementsByTagName(n)[0];e.getElementById
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=1521032898120611&version=v2.0”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));


Source link

CiptaNetwork

A collection of useful articles about the world of graphic design and digital marketing that you should read to add insight.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button